large image
Deklarasi Penggunaan LPG Non Subsidi di Kalangan Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Cilegon
Kategori Berita | Diposting pada : 2017-11-30 -|- 02:55:00 oleh Admin
Bagikan Artikel ini :

Cilegon – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon mengadakan kegiatan Deklarasi Penggunaan LPG Non Subsidi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Cilegon, di Aula II Setda Kota Cilegon, Rabu (29/11). 


Plt. Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi dalam sambutannya mengapresiasi kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon yang telah mengadakan kegiatan ini. “Saya selaku Plt. Wali Kota Cilegon, menyampaikan ucapan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Dinas Perindudtrian dan Perdagangan Kota Cilegon yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan Deklarasi Penggunaan LPG Non Subsidi di kalangan Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Cilegon, sehingga dapat berlangsung dengan baik, semoga melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran ASN untuk turut serta mensukseskan program pemerintah yang di dalamnya terdapat pengguliran subsidi agar tepat pada sasaran,” ungkapnya.


Menurut Edi, konstitusi mengamanatkan bahwa kekayaan yang terkandung dalam bumi kita ini digunakan untuk kesejahteraan rakyat. “Gas alam sebagai kekayaan yang besar, sudah selayaknya dimanfaatkan untuk masyarakat sebagai alternatif pengganti bahan bakar lainnya yang cadangannya sudah menipis, mengingat minyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang strategis dan memegang peranan penting dalam penyediaan bahan baku industri, pemenuhan kebutuhan dalam negeri, dan juga sebagai penghasil devisa negara, maka pengelolaannya harus dilakukan secara optimal agar dapat dimanfaatkan bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.


Lebih lanjut, Edi menjelaskan penyediaan dan pendistribusian LPG ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 26 Tahun 2009 yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat edaran dari Wali Kota Cilegon nomor: 500/4345/Disperind tentang Himbauan Penggunaan LPG 5,5 Kg dan 12 Kg. “Melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 26 tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG, telah menegaskan bahwa LPG bersubsidi ukuran 3 kg hanya diperuntukkan bagi pengguna rumah tangga dan usaha mikro, dengan ketentuan tersebut, maka jelaslah bahwa gas LPG 3 kg yang disubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin,” jelasnya.


Pada kesempatan ini, Edi mengajak para ASN untuk tingkatkan budaya malu. “Sebagai ASN, mari kita tingkatkan budaya malu, malu menjinjing tabung gas 3 kg, malu menggunakan hak masyarakat miskin, mari kita gunakan LPG non subsidi agar subsidi yang digulirkan oleh pemerintah tepat pada sasran, dan mengurangi sebagian beban negara dalam subsidi LPG, dengan demikian, subsidi pemerintah bisa dialihkan untuk hal lain seperti peningkatan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan dan sektor penting lainnya yang juga membutuhkan subsidi,” katanya.


Di akhir sambutan, Edi berharap ASN menyadari subsidi pemerintah adalah hak masyarakat miskin. “Saya berharap mulai saat ini ASN menyadari subsidi pemerintah adalah hak masyarakat miskin an membantu subsidi tersebut agar tepat pada sasaran, di mulai dari yang semula menggunakan LPG bersubsidi (LPG 3 kg) beralih ke bright gas non subsidi (5,5 kg) atau LPG 12 kg. dan kepada segenap ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon diharapkan turut serta mengawasi program pemerintah tersebut,” terangnya.



List Berita Lainnya
KONTAK
Klik Gambar di Bawah ini
POOLING

Bagaimana menurut pendapat anda tentang layanan di website ini?

Kurang
Cukup
Sangat Bagus
Tidak Tahu

Hasil Polling